Rabu, 26 Februari 2014
Cara Memakai Jilbab Segi Empat Sederhana
gambar : vemale.com
Seperti biasa, sebelum memulia tutorial cara berhijab, Anda dapat segera
menyiapkan beberapa perlengkapan seperti jilbab segi empat dan bros
bunga sebagai pemanis untuk mempercantik penampilan. Langsung saja simak
tipsnya berikut ini.
gambar : vemale.com
Langkah pertama, gunakan jilbab segi empat Anda tanpa harus melipatnya menjadi bentuk segitiga.
Pakai dengan posisi sisi kanan dan kiri jilbab
sama panjang seperti gambar diatas.
gambar : vemale.com
Langkah kedua, arahkan sisi kanan dan kiri kerudung ke belakang kepala Anda dengan bentuk menyilang.
gambar : vemale.com
Langkah ketiga, ambil salah satu bagian ujung kiri jilbab. Masukkan ke dalam kerudung di dekat telinga sebelah kanan.
gambar : vemale.com
Langkah keempat, pastikan ujung jilbab yang Anda masukkan ke sisi jilbab
di telinga sebelah kanan tadi berada di bagian dalam jilbab.
gambar : vemale.com
Langkah kelima, angkat sisi jilbab sebelah kanan.
gambar : vemale.com
Langkah keenam, lakukan seperti langkah ke empat. Sisi jilbab sebelah
kanan tadi harus Anda masukkan ke jilbab dekat telinga kiri.
gambar : vemale.com
Terakhir, gunakan bros bunga untuk mempercantik penampilan Anda.
gambar : vemale.com
Mudah bukan untuk mendapatkan penampilan istimewa? Hanya dengan beberapa
langkah mudah jilbab sederhana Anda dapat terlihat manis dan cantik.
Ada banyak cara lagi membuat kreasi hijab yang modis dan trendy, salah
satunya adalah cara memakai jilbab segi empat motif tartan sebagai alternatif berhijab untuk keseharian Anda. Selamat mencoba cara memakai jilbab segi empat sederhana!
1. Model gaya berjibab 1
2. Model Gaya Berhijab 2
3. Model Gaya Berhijab 3
4. Model Gaya Berhijab 4
5. Model Gaya Berhijab 5
6. Model Gaya Berhijab 6
7. Model Gaya Berhijab 7
8. Model Gaya Berhijab 8
9. Model Gaya Berhijab 9
10. Model Gaya Berhijab 10
Itulah model model Gaya Berhijab Terbaru dan terbaik Versi Tanganajaib,com, semoga bisa menjadi insfirasi juga buat paraa pembaca sehingga bisa menghasilkan model gaya terbaru lainnya.
2. Model Gaya Berhijab 2
3. Model Gaya Berhijab 3
4. Model Gaya Berhijab 4
5. Model Gaya Berhijab 5
6. Model Gaya Berhijab 6
7. Model Gaya Berhijab 7
8. Model Gaya Berhijab 8
9. Model Gaya Berhijab 9
10. Model Gaya Berhijab 10
Itulah model model Gaya Berhijab Terbaru dan terbaik Versi Tanganajaib,com, semoga bisa menjadi insfirasi juga buat paraa pembaca sehingga bisa menghasilkan model gaya terbaru lainnya.
Pengertian Islam Secara Bahasa
Dalam bahasa Arab agama dikenal dengan sebutan ‘din’ dan ‘millah’. Kedua istilah ini bisa ditemukan dalam al-Qur’an maupun Sunnah Nabi. Penggunaan istilah ‘din’ lebih populer dari pada ‘millah’. Kata ‘din’ sendiri dalam bahasa Arab berasal dari kata ‘dana’
yang sebenarnya memiliki beberapa arti, diantaranya cara atau adat
istiadat, peraturan, undang-undang, taat atau patuh, pembalasan,
menunggalkan ketuhanan, perhitungan, hari kiamat, nasihat, dan agama
(Moenawar Chalil, 1970: 13). Din juga bisa berarti aqidah, syari’ah, dan
millah (Aflatun Mukhtar, 2001: 17).
Dari makna-makna tersebut, maka sebenarnya kata din-lah yang paling tepat untuk menyebut agama Islam, sehingga menjadi Din al-Islam.
Dalam al-Qur’an penggunaan kata din bisa dilihat misalnya dalam Surat
Ali ‘Imran (3): 19 dan 85, Surat al-Maidah (5): 3, dan masih banyak
lagi, sedang penggunaan kata millah yang juga berarti agama bisa dilihat
dalam Surat al-An’am (6): 161.
Sedangkan kata ‘Islam’ secara etimologis berasal dari akar kata kerja ‘salima’ yang berarti selamat, damai, dan sejahtera, lalu muncul kata ‘salam’ dan ‘salamah’. Dari ‘salima’ muncul kata ‘aslama’ yang artinya menyelamatkan, mendamaikan, dan mensejahterakan. Kata ‘aslama’
juga berarti menyerah, tunduk, atau patuh. Dari kata ‘salima’ juga
muncul beberapa kata turunan yang lain, di antaranya adalah kata ‘salam’ dan ‘salamah’ artinya keselamatan, kedamaian, kesejahteraan, dan penghormatan, ‘taslim’ artinya penyerahan, penerimaan, dan pengakuan, ‘silm’ artinya yang berdamai, damai, ‘salam’ artinya kedamaian, ketenteraman, dan hormat, ‘sullam’ artinya tangga, ‘istislam’ artinya ketundukan, penyerahan diri, serta ‘muslim’ dan ‘muslimah’ artinya orang yang beragama Islam laki-laki atau perempuan (Munawwir, 1997: 654-656).
Makna penyerahan terlihat dan terbukti pada alam semesta. Secara
langsung maupun tidak langsung alam semesta adalah islam, dalam arti
kata alam semesta menyerahkan diri kepada Sunnatullah atau ‘hukum alam’,
seperti matahari terbit dari timur dan terbenam di barat yang berlaku
sepanjang zaman karena dia menyerah (islam) kepada sunatullah yang telah
ditetapkan oleh Allah Swt. Ditegaskan dalam al-Quran Surat Ali ‘Imran
(3): 83.
Pengertian Islam Secara Istilah
Dengan demikian Islam mengandung pengertian serangkaian peraturan yang
didasarkan pada wahyu yang diturunkan oleh Allah Swt. kepada para
nabi/rasul untuk ditaati dalam rangka memelihara keselamatan,
kesejahteraan, dan perdamaian bagi umat manusia yang termaktub dalam
kitab suci. Islam merupakan satu-satunya agama yang diturunkan oleh
Allah Swt. kepada manusia melalui para nabi/rasul-Nya mulai dari Nabi
Adam a.s. hingga Nabi Muhammadsaw.
Inti ajaran Islam yang dibawa oleh para nabi ini adalah satu, yaitu tauhid,
yakni mengesakan Allah atau menuhankan Allah yang Esa. Tidak ada satu
pun diantara para nabi Allah yang mengajarkan prinsip ketuhanan yang
bertentangan dengan tauhid.
Dalam perjalanannya ajaran Islam kemudian berubah-ubah di tangan para
pengikutnya sepeninggal nabi pembawanya. Umat Nabi Musa tidak lagi bisa
mempertahankan Islam yang diajarkan Nabi Musa, begitu juga umat Nabi Isa
tidak lagi mempertahankan Islam yang diajarkan Nabi Isa. Kedua agama
ini hingga sekarang masih dianut oleh sebagian besar umat manusia dengan
segala perubahan yang dilakukan oleh para penganutnya. Karena tidak
lagi mengajarkan prinsip tauhid, kedua agama itu tidak lagi bisa disebut
Islam. Melalui al-Quran, Allah memberikan nama khusus untuk kedua agama
tersebut, yakni Yahudi untuk agama yang dianut oleh para pengikut Nabi
Isa. Ajaran ketuhanan dalam keduaagama ini sudah jauh berubah dari
prinsip tauhid, dan sudah mengarah kepada syirik, yakni mengakui
keberadaan Tuhan di samping Allah.
Dari semua Islam yang ada tersebut, tinggal Islam yang dibawa Nabi
Muhammad saw. yang hingga sekarang masih tetap mempertahankan ajaran
tauhid dan semua ajaran lain yang secara rinci telah termaktub dalam
kitab suci al-Quran. Kitab al-Quran yang masih tetap autentik memberi
jaminan akan orisinalitas ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad
saw. hingga sekarang. Islam inilah yang merupakan agama terakhir yang
berlaku untuk semua umat manusia hingga akhir zaman.
Sebagai agama terakhir, Islam (din al-Islam) memiliki kedudukan yang istimewa dari agama samawi sebelumnya, yaitu:
Penyempurna dari agama samawiyah sebelum Nabi Muhammad saw. yang terbatas oleh ruang dan waktu serta pengikut tertentu.
Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. bersifat universal tanpa
terbatas oleh ruang dan waktu, untuk siapa saja, kapan saja dan di
manapun manusia berada. Dalam al-Quran ditegaskan dalam (QS. al-Ahzab
(33): 40), (QS. Saba’ (34): 28), (QS. al-Maidah (5): 3)
Dengan turunnya QS. al-Maidah (5): 3, selesailah tugas Nabi Muhammad
untuk menyatukan umat yang beragama Samawi secara keseluruhan di bawah
naungan Islam.
Islam mengontrol ajaran-ajaran pokok dari agama samawi yang ada sekarang ini.
Agama samawi yang masih ada hingga sekarang (Yahudi dan Nasrani) sudah
mengalami perubahan yang cukup berarti, terutama menyangkut konsep
ketuhanannya. Hal ini ditegaskan dalam QS. at-Taubah (9): 30. Ajaran
mereka dikontrol dalam Islam sesuai dengan (QS. al- Ikhlas [112]: 1-4).
(Bandingkan dengan QS. al-Anbiya [21]: 25 dan QS. al-Nahl [16]: 2).
Islam mengakui semua para nabi/rasul terdahulu sebelum Nabi Muhammad
tanpa membedakan satu sama lain karena ajarannya sama, yaitu tauhid.
Yang membedakan di antara mereka adalah dalam hal pelaksanaan hukum
(syariah). Terkait dengan ini Allah Swt. menegaskan dalam (QS.
Al-Baqarah [2]: 285).
Perbedaan syariah di antara mereka terlihat misalnya dalam hal shalat,
puasa, dan yang lainnya. Jika shalat yang diwajibkan sekarang adalah
shalat lima waktu sehari semalam, maka shalat yang diwajibkan untuk umat
sebelum Nabi Muhammad misalnya hanya dua kali sehari semalam. Dalam hal
puasa juga demikian, misalnya jika puasa yang diwajibkan kepada kita
sekarang selama sebulan, yakni puasa di bulan Ramadlan, maka tidak
demikian halnya puasa untuk umat-umat sebelum Muhammad, misalnya puasa
Nabi Daud dan umatnya sehari puasa sehari tidak sepanjang tahun.
Baca Juga: http://islamwiki.blogspot.com/2013/11/pengertian-islam-secara-bahasa-dan.html#ixzz2uQilR8Xl
islamwiki.blogspot.com - web tentang islam
Under Creative Commons License: Attribution Share Alike
Follow us: @infomuslim99 on Twitter | islamwiki.blogspot on Facebook
PENGERTIAN ISLAM
Islam adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw sebagai nabi dan rasul terakhir untuk menjadi pedoman hidup seluruh manusia hingga akhir zaman.
Pengertian Islam secara harfiyah artinya damai, selamat, tunduk, dan bersih. Kata Islam terbentuk dari tiga huruf, yaitu S (sin), L (lam), M (mim) yang bermakna dasar "selamat" (Salama)
.
Pengertian Islam menurut Al-Quran tercantum dalam sejumlah ayat.
1. Islam berasal dari kata "as-silmu " yang artinya damai
“dan jika mereka condong kepada perdamaian, Maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” (QS. Al-Anfal:61).
2. Islam berasal dari kata "aslama " yang artinya menyerahkan diri (pasrah).
“Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya” (QS. An-Nisa:125).
3. Islam berasal dari kata "istalma mustaslima " yang artinya penyerahan total kepada Allah.
”Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri” (QS. Ash-Shaffat:26 )
4. Islam berasal dari kata "saliimun salim " yang artinya bersih dan suci.
“Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih” (QS. Asy-Syu ' ara:89 )
5. Islam berasal dari kata "salamun " yang artinya selamat.
“Berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku” (QS. Maryam:47).
Pengertian Islam menurut Al-Quran tersebut sudah cukup mengandung pesan bahwa kaum Muslim hendaknya cinta damai, pasrah kepada ketentuan Allah SWT, bersih dan suci dari perbuatan nista, serta dijamin selamat dunia-akhirat jika melaksanakan risalah Islam. Wallahu a’lam
Islam adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw sebagai nabi dan rasul terakhir untuk menjadi pedoman hidup seluruh manusia hingga akhir zaman.
Pengertian Islam secara harfiyah artinya damai, selamat, tunduk, dan bersih. Kata Islam terbentuk dari tiga huruf, yaitu S (sin), L (lam), M (mim) yang bermakna dasar "selamat" (Salama)
.
Pengertian Islam menurut Al-Quran tercantum dalam sejumlah ayat.
1. Islam berasal dari kata "as-silmu " yang artinya damai
“dan jika mereka condong kepada perdamaian, Maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” (QS. Al-Anfal:61).
2. Islam berasal dari kata "aslama " yang artinya menyerahkan diri (pasrah).
“Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya” (QS. An-Nisa:125).
3. Islam berasal dari kata "istalma mustaslima " yang artinya penyerahan total kepada Allah.
”Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri” (QS. Ash-Shaffat:26 )
4. Islam berasal dari kata "saliimun salim " yang artinya bersih dan suci.
“Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih” (QS. Asy-Syu ' ara:89 )
5. Islam berasal dari kata "salamun " yang artinya selamat.
“Berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku” (QS. Maryam:47).
Pengertian Islam menurut Al-Quran tersebut sudah cukup mengandung pesan bahwa kaum Muslim hendaknya cinta damai, pasrah kepada ketentuan Allah SWT, bersih dan suci dari perbuatan nista, serta dijamin selamat dunia-akhirat jika melaksanakan risalah Islam. Wallahu a’lam
Langganan:
Postingan (Atom)




















