السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pages

  • Beranda

Total Pengunjung

About Me

Unknown
Lihat profil lengkapku



Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

  • ▼  2014 (4)
    • ▼  Februari (4)
      • Cara Memakai Jilbab Segi Empat Sederhana gamb...
      • 1. Model gaya berjibab 1 2. Model Gaya Berhija...
      • Pengertian Islam Secara Bahasa Dalam bahasa Arab...
      •  PENGERTIAN ISLAM Islam adalah agama yang ditur...

Followers

Rabu, 26 Februari 2014

Cara Memakai Jilbab Segi Empat Sederhana

Cara Memakai Jilbab Segi Empat Sederhana

gambar : vemale.com

Seperti biasa, sebelum memulia tutorial cara berhijab, Anda dapat segera menyiapkan beberapa perlengkapan seperti jilbab segi empat dan bros bunga sebagai pemanis untuk mempercantik penampilan. Langsung saja simak tipsnya berikut ini.

gambar : vemale.com
Langkah pertama, gunakan jilbab segi empat Anda tanpa harus melipatnya menjadi bentuk segitiga. Pakai dengan posisi sisi kanan dan kiri jilbab sama panjang seperti gambar diatas.
gambar : vemale.com
Langkah kedua, arahkan sisi kanan dan kiri kerudung ke belakang kepala Anda dengan bentuk menyilang.
gambar : vemale.com
Langkah ketiga, ambil salah satu bagian ujung kiri jilbab. Masukkan ke dalam kerudung di dekat telinga sebelah kanan.
gambar : vemale.com
Langkah keempat, pastikan ujung jilbab yang Anda masukkan ke sisi jilbab di telinga sebelah kanan tadi berada di bagian dalam jilbab.
gambar : vemale.com
Langkah kelima, angkat sisi jilbab sebelah kanan.
gambar : vemale.com
Langkah keenam, lakukan seperti langkah ke empat. Sisi jilbab sebelah kanan tadi harus Anda masukkan ke jilbab dekat telinga kiri.
gambar : vemale.com
Terakhir, gunakan bros bunga untuk mempercantik penampilan Anda.
gambar : vemale.com
Mudah bukan untuk mendapatkan penampilan istimewa? Hanya dengan beberapa langkah mudah jilbab sederhana Anda dapat terlihat manis dan cantik. Ada banyak cara lagi membuat kreasi hijab yang modis dan trendy, salah satunya adalah cara memakai jilbab segi empat motif tartan sebagai alternatif berhijab untuk keseharian Anda. Selamat mencoba cara memakai jilbab segi empat sederhana!

Diposting oleh Unknown di 04.24 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
1. Model gaya berjibab 1
10 Model Gaya Berhijab Terbaru Dan Terbaik 2013 Versi Tangan Ajaib.com
2. Model Gaya Berhijab 2
10 Model Gaya Berhijab Terbaru Dan Terbaik 2013 Versi Tangan Ajaib.com
3. Model Gaya Berhijab 3
10 Model Gaya Berhijab Terbaru Dan Terbaik 2013 Versi Tangan Ajaib.com
4. Model Gaya Berhijab 4
10 Model Gaya Berhijab Terbaru Dan Terbaik 2013 Versi Tangan Ajaib.com
5. Model Gaya Berhijab 5
6. Model Gaya Berhijab 6
10 Model Gaya Berhijab Terbaru Dan Terbaik 2013 Versi Tangan Ajaib.com
7. Model Gaya Berhijab 7
8. Model Gaya Berhijab 8
10 Model Gaya Berhijab Terbaru Dan Terbaik 2013 Versi Tangan Ajaib.com
9. Model Gaya Berhijab 9
10 Model Gaya Berhijab Terbaru Dan Terbaik 2013 Versi Tangan Ajaib.com
10. Model Gaya Berhijab 10
10 Model Gaya Berhijab Terbaru Dan Terbaik 2013 Versi Tangan Ajaib.com

Itulah model model Gaya Berhijab Terbaru dan terbaik Versi Tanganajaib,com, semoga bisa menjadi insfirasi juga buat paraa pembaca sehingga bisa menghasilkan model gaya terbaru lainnya.

Diposting oleh Unknown di 04.23 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Pengertian Islam Secara Bahasa

Dalam bahasa Arab agama dikenal dengan sebutan ‘din’ dan ‘millah’. Kedua istilah ini bisa ditemukan dalam al-Qur’an maupun Sunnah Nabi. Penggunaan istilah ‘din’ lebih populer dari pada ‘millah’. Kata ‘din’ sendiri dalam bahasa Arab berasal dari kata ‘dana’ yang sebenarnya memiliki beberapa arti, diantaranya cara atau adat istiadat, peraturan, undang-undang, taat atau patuh, pembalasan, menunggalkan ketuhanan, perhitungan, hari kiamat, nasihat, dan agama (Moenawar Chalil, 1970: 13). Din juga bisa berarti aqidah, syari’ah, dan millah (Aflatun Mukhtar, 2001: 17).
Dari makna-makna tersebut, maka sebenarnya kata din-lah yang paling tepat untuk menyebut agama Islam, sehingga menjadi Din al-Islam. Dalam al-Qur’an penggunaan kata din bisa dilihat misalnya dalam Surat Ali ‘Imran (3): 19 dan 85, Surat al-Maidah (5): 3, dan masih banyak lagi, sedang penggunaan kata millah yang juga berarti agama bisa dilihat dalam Surat al-An’am (6): 161.
Sedangkan kata ‘Islam’ secara etimologis berasal dari akar kata kerja ‘salima’ yang berarti selamat, damai, dan sejahtera, lalu muncul kata ‘salam’ dan ‘salamah’. Dari ‘salima’ muncul kata ‘aslama’ yang artinya menyelamatkan, mendamaikan, dan mensejahterakan. Kata ‘aslama’ juga berarti menyerah, tunduk, atau patuh. Dari kata ‘salima’ juga muncul beberapa kata turunan yang lain, di antaranya adalah kata ‘salam’ dan ‘salamah’ artinya keselamatan, kedamaian, kesejahteraan, dan penghormatan, ‘taslim’ artinya penyerahan, penerimaan, dan pengakuan, ‘silm’ artinya yang berdamai, damai, ‘salam’ artinya kedamaian, ketenteraman, dan hormat, ‘sullam’ artinya tangga, ‘istislam’ artinya ketundukan, penyerahan diri, serta ‘muslim’ dan ‘muslimah’ artinya orang yang beragama Islam laki-laki atau perempuan (Munawwir, 1997: 654-656).
Makna penyerahan terlihat dan terbukti pada alam semesta. Secara langsung maupun tidak langsung alam semesta adalah islam, dalam arti kata alam semesta menyerahkan diri kepada Sunnatullah atau ‘hukum alam’, seperti matahari terbit dari timur dan terbenam di barat yang berlaku sepanjang zaman karena dia menyerah (islam) kepada sunatullah yang telah ditetapkan oleh Allah Swt. Ditegaskan dalam al-Quran Surat Ali ‘Imran (3): 83.

pengertian islam itu adalah

Pengertian Islam Secara Istilah

Dengan demikian Islam mengandung pengertian serangkaian peraturan yang didasarkan pada wahyu yang diturunkan oleh Allah Swt. kepada para nabi/rasul untuk ditaati dalam rangka memelihara keselamatan, kesejahteraan, dan perdamaian bagi umat manusia yang termaktub dalam kitab suci. Islam merupakan satu-satunya agama yang diturunkan oleh Allah Swt. kepada manusia melalui para nabi/rasul-Nya mulai dari Nabi Adam a.s. hingga Nabi Muhammadsaw. 
Inti ajaran Islam yang dibawa oleh para nabi ini adalah satu, yaitu tauhid, yakni mengesakan Allah atau menuhankan Allah yang Esa. Tidak ada satu pun diantara para nabi Allah yang mengajarkan prinsip ketuhanan yang bertentangan dengan tauhid.
Dalam perjalanannya ajaran Islam kemudian berubah-ubah di tangan para pengikutnya sepeninggal nabi pembawanya. Umat Nabi Musa tidak lagi bisa mempertahankan Islam yang diajarkan Nabi Musa, begitu juga umat Nabi Isa tidak lagi mempertahankan Islam yang diajarkan Nabi Isa. Kedua agama ini hingga sekarang masih dianut oleh sebagian besar umat manusia dengan segala perubahan yang dilakukan oleh para penganutnya. Karena tidak lagi mengajarkan prinsip tauhid, kedua agama itu tidak lagi bisa disebut Islam. Melalui al-Quran, Allah memberikan nama khusus untuk kedua agama tersebut, yakni Yahudi untuk agama yang dianut oleh para pengikut Nabi Isa. Ajaran ketuhanan dalam keduaagama ini sudah jauh berubah dari prinsip tauhid, dan sudah mengarah kepada syirik, yakni mengakui keberadaan Tuhan di samping Allah. 
Dari semua Islam yang ada tersebut, tinggal Islam yang dibawa Nabi Muhammad saw. yang hingga sekarang masih tetap mempertahankan ajaran tauhid dan semua ajaran lain yang secara rinci telah termaktub dalam kitab suci al-Quran. Kitab al-Quran yang masih tetap autentik memberi jaminan akan orisinalitas ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. hingga sekarang. Islam inilah yang merupakan agama terakhir yang berlaku untuk semua umat manusia hingga akhir zaman.
Sebagai agama terakhir, Islam (din al-Islam) memiliki kedudukan yang istimewa dari agama samawi sebelumnya, yaitu:
Penyempurna dari agama samawiyah sebelum Nabi Muhammad saw. yang terbatas oleh ruang dan waktu serta pengikut tertentu. 
Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. bersifat universal tanpa terbatas oleh ruang dan waktu, untuk siapa saja, kapan saja dan di manapun manusia berada. Dalam al-Quran ditegaskan dalam (QS. al-Ahzab (33): 40), (QS. Saba’ (34): 28), (QS. al-Maidah (5): 3)
Dengan turunnya QS. al-Maidah (5): 3, selesailah tugas Nabi Muhammad untuk menyatukan umat yang beragama Samawi secara keseluruhan di bawah naungan Islam.

Islam mengontrol ajaran-ajaran pokok dari agama samawi yang ada sekarang ini.
Agama samawi yang masih ada hingga sekarang (Yahudi dan Nasrani) sudah mengalami perubahan yang cukup berarti, terutama menyangkut konsep ketuhanannya. Hal ini ditegaskan dalam QS. at-Taubah (9): 30. Ajaran mereka dikontrol dalam Islam sesuai dengan (QS. al- Ikhlas [112]: 1-4). (Bandingkan dengan QS. al-Anbiya [21]: 25 dan QS. al-Nahl [16]: 2).
Islam mengakui semua para nabi/rasul terdahulu sebelum Nabi Muhammad tanpa membedakan satu sama lain karena ajarannya sama, yaitu tauhid.
Yang membedakan di antara mereka adalah dalam hal pelaksanaan hukum (syariah). Terkait dengan ini Allah Swt. menegaskan dalam (QS. Al-Baqarah [2]: 285).
Perbedaan syariah di antara mereka terlihat misalnya dalam hal shalat, puasa, dan yang lainnya. Jika shalat yang diwajibkan sekarang adalah shalat lima waktu sehari semalam, maka shalat yang diwajibkan untuk umat sebelum Nabi Muhammad misalnya hanya dua kali sehari semalam. Dalam hal puasa juga demikian, misalnya jika puasa yang diwajibkan kepada kita sekarang selama sebulan, yakni puasa di bulan Ramadlan, maka tidak demikian halnya  puasa untuk umat-umat sebelum Muhammad, misalnya puasa Nabi Daud dan umatnya sehari puasa sehari tidak sepanjang tahun.

Baca Juga: http://islamwiki.blogspot.com/2013/11/pengertian-islam-secara-bahasa-dan.html#ixzz2uQilR8Xl
islamwiki.blogspot.com - web tentang islam
Under Creative Commons License: Attribution Share Alike
Follow us: @infomuslim99 on Twitter | islamwiki.blogspot on Facebook

Diposting oleh Unknown di 04.19 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
i love islam
 PENGERTIAN ISLAM

Islam adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw sebagai nabi dan rasul terakhir untuk menjadi pedoman hidup seluruh manusia hingga akhir zaman.

Pengertian Islam secara  harfiyah artinya damai, selamat, tunduk, dan bersih. Kata Islam terbentuk dari tiga huruf, yaitu S (sin), L (lam), M (mim) yang bermakna dasar "selamat" (Salama)
.
Pengertian Islam menurut Al-Quran tercantum dalam sejumlah ayat.

1. Islam berasal dari kata "as-silmu " yang artinya damai 
“dan jika mereka condong kepada perdamaian, Maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” (QS. Al-Anfal:61).

2. Islam berasal dari kata "aslama " yang artinya menyerahkan diri (pasrah). 
“Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya” (QS. An-Nisa:125).

3. Islam berasal dari kata "istalma mustaslima " yang artinya penyerahan total kepada Allah.
”Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri” (QS. Ash-Shaffat:26 )

4. Islam berasal dari kata "saliimun salim " yang artinya bersih dan suci.
“Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih” (QS. Asy-Syu ' ara:89 )

5. Islam berasal dari kata "salamun " yang artinya selamat. 
“Berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku” (QS. Maryam:47).

Pengertian Islam menurut Al-Quran tersebut sudah cukup mengandung pesan bahwa kaum Muslim hendaknya cinta damai, pasrah kepada ketentuan Allah SWT, bersih dan suci dari perbuatan nista, serta dijamin selamat dunia-akhirat jika melaksanakan risalah Islam. Wallahu a’lam

Diposting oleh Unknown di 04.17 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Postingan Lebih Baru
Langganan: Postingan (Atom)
@ 2011 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ ; Many thanks to: Blogger Templates / blog Design Company / SEO / free template Blog